Lagi, Elon Musk Jual Saham Tesla demi Bayar Pajak

PT BESTPROFIT FUTURES CEO Tesla Elon Musk kembali jual saham Tesla senilai USD 973 juta atau sekitar Rp 13,86 triliun (asumsi kurs Rp 14.251 per dolar Amerika Serikat) untuk bayar pajak setelah menjalankan opsi pada Selasa, 16 November 2021.

Berdasarkan dokumen Securities and Exchange Commission (SEC), Elon Musk akuisisi 2,1 juta saham senilai USD 2,2 miliar atau Rp 31,35 triliun pada harga penutupan perdagangan Selasa, 16 November 2021.

Kemudian ia menjual 934.091 saham senilai USD 973 juta untuk membayar pajak. Saham Tesla pun menguat selama perdagangan regular.

Selama sepekan, Elon Musk telah jual sekitar 8,2 juta saham Tesla senilai USD 8,8 miliar, setara Rp 125,3 triliun.

Transaksi ini memenuhi setengah janji Elon Musk di Twitter untuk melepas 10 persen saham di Tesla. Aksi ini dilakukan usai membuat pemungutan suara di Twitter.

Sementara itu, selama 12 bulan terakhor, saham Tesla naik lebih dari 150 persen. “Masih banyak minat beli karena saya berpikir pada akhirnya investor melihat ini sebagai fase dan melihat kemunduran sebagai peluang,” ujar Ekonom Pasar Senior di OANDA Craig Erlam, dilansir dari Channel News Asia, Rabu (17/11/2021).

Erlam juga menambahkan harga saham Tesla akan terus meningkat untuk enam samapi sua belas bulan ke depan. Meskipun begitu, presentasenya masih fifty-fifty yaitu 20 persen lebih tinggi atau tergelincir 20 persen lebih buruk dari posisi sekarang. PT BESTPROFIT FUTURES

Saham Rivian Menguat

PT BESTPROFIT FUTURES Sementara itu, di tengah perdagangan bergejolak, saham produsen kendaraan listrik menguat antara lain Rivian, disusul Lucid dan Tesla.

Lonjakan harga pada sektor otomotif dipimpin oleh Rivian Automotive Inc dan Lucida Group Inc. Tesla naik 4,1 persen sehingga menjadi USD 1.054,73 atau Rp 15,02 juta  (asumsi kurs Rp 14.246 per dolar AS) pada penutupan pasar.

Meskipun begitu, kapitalisasi pasarnya turun menjadi USD 187 miliar  atau setara Rp 2.664 triliun. Aksi jual saham oleh Musk pekan lalu menjadi sentimen utama.

Saham Rivian melonjak sekitar 15 persen. Akumulasi kenaikan saham perusahaan pembuat EV (Electric Vehicle) lebih dari 120 persen sejak IPO pada Rabu.

Pada Selasa, 16 November 2021, dalam pengajuan Rivian mengungkapkan penjamin emisi membeli 22,95 juta saham tambahan yang mengoptimalkan presentase perolehan penawaran perdana perusahaan. Berpengaruh pula terhadap kapitalisasi pasar Rivian dengan perkembangan menjadi USD 153 miliar atau Rp 2.179,6 triliun.

Torehan Rivian lantas menyalip Volkswagen AG yang hanya bernilai USD 14 miliar atau setara Rp 199,4 triliun. Perusahaan yang berbasis di Irvine, California otomatis menempatti posisi ketiga sebagai produsen mobil paling berharga. Sementara posisi pertama yaitu Tesla dengan total kapitalisasi pasarnya melampaui gabungan delapan perusahaan mobil teratas.

Lucid menyusul kenaikan Rivian dengan tumbuh hampir 24 persen usai menyampaikan pemesanan mobil melonjak sebanyak 130 ribu pada kuartal III. Perusahaan yakin mampu memproduksi 20 ribu sedan Lucid Air pada 2022.

Income saham Lucid turut mengalami kenaikan, nilai pasar sahamnya sebesar USD 90 miliar atau Rp 1.282,1 triliun. Prestasi ini melangkahi Ford Motor Co serta General Motors Co yang mempunyai nilai pasar sebatas USD 1 miliar, setara Rp 14,2 triliun saja. PT BESTPROFIT FUTURES

Author: bpf smg